Sementara Edy Ikhsan dalam pidatonya mengapresiasi KEDAN sebagai bagian dari perjuangan menuju Medan yang lebih manusiawi.
"Silaturahmi ini yang membuat saya tegar menghadapi perjuangan yang amat berat ini. Yang tentu berkesan juga adalah ulos ini yang memorable hingga akhir hayat saya. Tentu ini menjadi tanggungjawab yang harus saya wujudkan," kata Edy Ikhsan.
Edy menegaskan keputusan akan bertarung pada Pilkada Medan merupakan analisis panjang.
"Tak ada syahwat kekuasaan pribadi. Ini kumpulan dari kegelisahan kita bersama tentang kota tempat kita lahir dan tinggali bersama ini," kata pria kelahiran Jalan Purwo kawasan Serdang Medan Perjuangan itu.
Pertemuan banyak diisi diskusi warga dengan Edy Ikhsan. Dominan membahas hak-hak dasar warga Kota Medan yang selama ini kerap dikebiri penguasa.
(rzp/csp)000